• Indonesia Indonesia
    ID
  • English English
    EN

Birrul Walidain: Berbakti kepada Orang Tua

Birrul Walidain: Berbakti kepada Orang Tua

Table of Contents

Birrul Walidain adalah berbakti kepada orang tua. Kenapa penting berbakti kepada orang tua? Karena salah satu cara mudah memasuki surga Allah yaitu dengan diridai oleh orang tua kita.

Cara Birrul Walidain (berbakti kepada orang tua) yaitu dengan selalu berbuat baik kepada orang tua. Jika kita tidak berbakti kepada orang tua, sungguh susah kita dalam memasuki surga Allah.

Kisah Uwais Al-Qarni

Jadilah seperti Uwais Al-Qarni. Dia menggendong ibunya dari kota Yaman menuju kota Makkah untuk menunaikan haji karena ibunya sangat ingin haji. Sampai di sana, dia berdoa, “Ya Allah, masukkanlah ibuku ke dalam surga.”

Lalu ibu Uwais bingung kenapa dia tidak minta dirinya untuk masuk surga juga. Lalu dijawab oleh Uwais, “Jika ibu meridaiku, maka aku akan masuk surga bersama ibu.”

Dari kisah Uwais Al-Qarni kita bisa belajar bahwa berbakti kepada orang tua membutuhkan pengorbanan. Kita harus menghormati dan menyayangi orang tua kita.

Baca Juga: Meminta Maaf: Mengapa Tidak Selalu Mudah?

Berbakti kepada Orang Tua dalam Etika dan Adab

Berbakti kepada orang tua juga mencakup dalam etika dan adab. Di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan dalam Surah Al-Isra ayat 23, janganlah engkau berkata “Ah” kepada orang tuamu, melainkan kamu berkata perkataan yang mulia.

Jadi, kita sebagai anak harus menjaga perkataan dan sikap kepada orang tua. Jangan sampai kita membuat orang tua sakit hati hanya karena perkataan atau sikap kita.

Birrul Walidain di Zaman Sekarang

Anak zaman sekarang lumayan susah menerapkan Birrul Walidain karena terlalu asyik bermain HP. Dia lupa untuk harus berbakti kepada orang tua dan berinteraksi dengan orang tuanya.

Karena terlalu asyik bermain HP, interaksi antara anak dan orang tua menjadi berkurang, sehingga anak saat mau mengajak ngomong menjadi malu-malu atau segan. Ada juga beberapa orang tua yang anaknya asyik bermain HP.

Seharusnya orang tua harus selalu mengajak anak dalam berinteraksi. Begitu juga anak harus terbuka kepada orang tua. Anak zaman sekarang suka dikasih peraturan. Mereka lebih suka dinasihati, dikasih solusi, dan diajak bercerita.

Pentingnya menerapkan Birrul Walidain adalah jika orang tua kita rida, maka jalan menuju surga menjadi lebih mudah.

Anak zaman sekarang terlalu asyik dengan HP, begitu juga orang tua. Orang tua harus mengajak berinteraksi atau menasihati anak. Anak juga harus terbuka kepada orang tua.

Anak zaman sekarang lebih suka dinasihati daripada dikasih peraturan. Karena itu, orang tua dan anak harus sama-sama membangun komunikasi yang baik agar hubungan antara anak dan orang tua tetap dekat.

Mari kita menerapkan Birrul Walidain dalam kehidupan sehari-hari dengan menghormati orang tua, menjaga perkataan, membantu mereka, dan selalu berusaha membuat mereka rida kepada kita.

Tentang Penulis

Penulis: Nafis Al Muttaqim
Santri Kelas IX SMP Plus Athiyah Aceh Besar. Selain aktif sebagai santri, Ananda juga dipercaya sebagai Ketua Bidang Ubudiyah dan Ta’lim di Organisasi Santri Ma’had Athiyah (OSMAT).

Melalui tulisan ini, Nafis Al Muttaqim menyampaikan pandangannya tentang pentingnya Birrul Walidain atau berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Semoga tulisan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menghormati, menyayangi, dan berbakti kepada kedua orang tua.

Editor: Muhammad Ikhsan, S. Pd, Gr.
Pengajar di SMP Plus Athiyah

Last Updated: 9 September 2026, 16:42

Bagikan:

Search

Artikel Lainnya

  • Indonesia Indonesia
    ID
  • English English
    EN