Banda Aceh- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh santri Dayah Athiyah (SMA Plus) Banda Aceh. Isnaini Almira Insani, santri kelas XII sekaligus Penerima Beasiswa Santri Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2025, sukses meraih Juara 1 Lomba MHQ Golongan 10 Juz Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 10–14 Februari 2026.
Tidak hanya itu, ia juga menuntaskan Tasmi’ (Tarsikh) Al-Qur’an 10 Juz dalam satu majelis bil ghaib, tanpa melihat Al-Qur’an, pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan penuh khidmat dan haru. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan tahfizh di Dayah Athiyah. Prestasi Isnaini sekaligus menegaskan komitmen lembaga dalam melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, dan berkarakter.
Kompetisi MHQ 2026 Berlangsung Ketat dan Penuh Semangat
Ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 2026 yang digelar Dayah Athiyah berlangsung kompetitif dan penuh semangat. Dalam kategori 10 juz, para peserta diuji dari aspek kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, kefasihan makharijul huruf, serta kemampuan menyambung ayat secara acak.
Isnaini Almira Insani tampil dengan percaya diri dan tenang. Setiap ayat yang dilantunkan terdengar tartil dan terjaga. Ketika dewan juri memberikan potongan ayat secara acak, ia mampu melanjutkan dengan tepat dan lancar. Berkat performa terbaiknya, ia resmi dinobatkan sebagai Juara 1 MHQ Golongan 10 Juz 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kedua orang tuanya, Bapak Firdi Yuni Puji dan Ibu Verolika Gustini, serta seluruh keluarga besar Dayah Athiyah.
Tarsikh 10 Juz Bil Ghaib, Santri ke-12 SMA Plus Athiyah
Tak lama setelah kompetisi, Isnaini kembali menorehkan capaian istimewa. Ia melaksanakan Tarsikh 10 Juz bil ghaib dalam satu majelis dan tercatat sebagai Santri ke-12 Tarsikh 10 Juz di SMA Plus Athiyah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026. Majelis dihadiri oleh Salman Syarifuddin selaku Kabag Tahfizh, para ustadzah, serta seluruh santri putri. Suasana terasa khusyuk dan penuh doa. Dalam kesempatan itu, Isnaini melantunkan hafalan tanpa melihat mushaf. Ia membacakan ayat demi ayat dengan konsisten dan minim kesalahan. Ketekunan dalam muroja’ah harian serta bimbingan dari halaqah Ustadzah Nurdani, S.Sos menjadi kunci keberhasilannya.
Disiplin, Istiqamah, dan Manajemen Waktu Jadi Kunci Sukses
Prestasi Isnaini tidak diraih secara instan. Ia dikenal disiplin menjaga jadwal hafalan. Setiap hari ia membagi waktu antara setoran, muroja’ah, dan penguatan tajwid. Konsistensi tersebut membentuk hafalan yang kokoh dan siap diuji kapan saja. Di tengah kesibukannya mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri, Isnaini mampu membuktikan bahwa manajemen waktu, disiplin, dan istiqamah adalah kunci keberhasilan. Ia tetap konsisten menjaga setoran hafalan, muroja’ah rutin, sekaligus fokus belajar menghadapi seleksi masuk PTN. Keseimbangan antara target akademik dan target hafalan ia jalani dengan penuh tanggung jawab. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa program tahfizh di Dayah Athiyah berjalan efektif. Sistem halaqah, evaluasi berkala, dan tasmi’ terbuka membentuk mental tangguh serta karakter kepemimpinan.
Inspirasi Bagi Generasi Qur’ani Masa Depan
Juara 1 MHQ 10 Juz 2026 dan Tarsikh 10 Juz bil ghaib yang diraih Isnaini Almira Insani menjadi inspirasi bagi seluruh santri. Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar capaian angka juz, melainkan amanah yang harus dijaga dan diamalkan sepanjang hayat. Dayah Athiyah terus berkomitmen mencetak hafizhah yang berilmu, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang m
